Dunia Fathiia...Dunia Panda...hha..^ ^ ,, Visit weeeeh...http://wwf.or.id/...mariiiii...

Blog EntryMerenungkan Kematian Sejenak...May 2, '08 4:42 AM
for everyone

Bismillah…

 

 

Sejenak saja,

Marilah kita renungkan,

Arti sebuah, kematian.......

Kematian itu dekat,

Bagai makhluk tak terlihat,

Mengancam setiap jiwa yang bernyawa...

Tapi,

Mengapa harus kita takuti kematian

Karena,

Pada kenyataannya,

Setiap jiwa yang suci,

Akan bertemu dengan sang Ilahi?

Apa yang perlu ditakuti,

Dari makhluk bernama kematian?

Justru kita seharusnya mengucapkan,

Terima kasih..

Karena berkatnya,

Kita tak lagi mengeruk dosa di dunia..

Tapi berkatnya pula,

Kita menyesal tak menumpuk segunung kebaikan..

Kematian itu mengerikan,

Bagi manusia tak beriman...

Di sisi lain,

Kematian itu indah, memabukkan..

Karena rindu yang membuncah pada sang Rabbi,

Bagi orang-orang pilihan,

Terbayar sudah, lunas...

Kematian itu,

Adil...

Tak kenal tua atau muda,

Kaya atau miskin,

Pintar atau bodoh,

Indah atau Buruk,

Sama,

Semua akan bergiliran...

Namun, kenyataannya

Oleh-oleh apa yang bisa kita berikan,

padaNya,

ketika nyawa ini tak lagi menyatu dengan jasad?

Lantas,

Siapkah kita untuk mati?

Jika siap,

Pikirkan lagi lumuran dosa tak berbatas yang ada pada diri.........

Apakah sudah sebanding dengan nilai terpuji?

 

Bogor,,27 April 2008... at 9.04 am

*hhu...maafkan aku yang lalai ini Allah...*


16 CommentsChronological   Reverse   Threaded
wicakz wrote on May 2
b.a.g.u.s ... hmm hmm hmm
iwananashaya wrote on May 2
*merenung
faridalfa wrote on May 2
td pagi kakak dah dhuha....
thanks for reminding me today...
niwanda wrote on May 2
TFS Mbak... Astaghfirullah...
razzahra wrote on May 2
makasih dek ^_^
ri2nzmeow wrote on May 2
JAdikanlah kematian sebagai sahabat terdekat kita...wuuuh...

makasih ya dek...gmn kabar neh?
nevaza wrote on May 2
Apakah sudah sebanding dengan nilai terpuji?
jika kita hitung dosa. ga akan berbandingpun dengan amal kebaikan kita.
kita bisa bertemu sang Maha Suci hanya karena sifat rakhman dan rakhimNYA.
jadi jika kita beramal karena lantaran menginginkan balasan bertemu dengan sang Maha Suci sungguh merupakan sesuatu yang sangat berlebihan bagi kita.
namun beramallah semata mengharapkan ampunan dari Allah dan mendapatkan secercak dari sifat Rakhman dan Rakhim Allah SWT.

"semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan ampunan dari Allah"
fathia27rhm wrote on May 3
wicakz said
b.a.g.u.s ... hmm hmm hmm
hho..terima kasih..hmm..hmm..hmm juga.. :))
fathia27rhm wrote on May 3
*merenung
*ikutan merenung :)
fathia27rhm wrote on May 3
td pagi kakak dah dhuha....
thanks for reminding me today...
alhamdulillah, but today i'm not pray dhuha..hhu...sedih.. :((
fathia27rhm wrote on May 3
niwanda said
TFS Mbak... Astaghfirullah...
sama"..hah?Mbak?aduh..si kakak ini, ini aku fathia keren.. :D
fathia27rhm wrote on May 3
makasih dek ^_^
sama" kakak.. :)
fathia27rhm wrote on May 3
nevaza said
jika kita hitung dosa. ga akan berbandingpun dengan amal kebaikan kita.
kita bisa bertemu sang Maha Suci hanya karena sifat rakhman dan rakhimNYA.
jadi jika kita beramal karena lantaran menginginkan balasan bertemu dengan sang Maha Suci sungguh merupakan sesuatu yang sangat berlebihan bagi kita.
namun beramallah semata mengharapkan ampunan dari Allah dan mendapatkan secercak dari sifat Rakhman dan Rakhim Allah SWT.

"semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan ampunan dari Allah"
wuih..pak ustadz ceramah euy....jazakallah khair..^____^
fathia27rhm wrote on May 3
JAdikanlah kematian sebagai sahabat terdekat kita...wuuuh...

makasih ya dek...gmn kabar neh?
iya kak...

sama"..kabar?alhamdulillah.. :)
afif wrote on May 6
hm... perbedaan antara hidup dan mati amatlah tipis.
sehingga kita bisa menerawangnya, melihat akan seperti apakah kita nanti.
lalu menyiapkan bekal untuk menyelami alam setelah pintu itu.
namun, nafsu selalu membuat kita lalai.
Ya Arhamarrahimin, Irhamna!
fathia27rhm wrote on May 9
afif said
hm... perbedaan antara hidup dan mati amatlah tipis.
sehingga kita bisa menerawangnya, melihat akan seperti apakah kita nanti.
lalu menyiapkan bekal untuk menyelami alam setelah pintu itu.
namun, nafsu selalu membuat kita lalai.
Ya Arhamarrahimin, Irhamna!
cieh..cieh..ehem..kak afif nih, dah jadi ustadz ni yee.. :D
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help