Bismillah…
Teman…
Masih lekat di benakku,
Awal perkenalan kita dulu...
Dulu,
Sama-sama kita menjejakkan kaki,
Menapak langkah,
Melewati lagi satu tahap,
Gerbang kehidupan...
Bisakah kau ingat,
Semua hal yang kita lakukan bersama,
Yang didalamnya,
Terkandung sejuta tawa dan air mata?
Bisakah kau ingat,
Ketika muka kita buruk bersama,
Saling menekuk,
Karena tak ada yang mau mengalah?
Bisakah kau ingat,
Air mata kita berderai,
Tatkala kita saling memohon diajarkan,
Setiap kebaikan?
Bisakah kau ingat,
Kompaknya suara kita,
Menggaung dalam hamparan langit,
Membahanakan setiap semangat yang tertanam?
Bisakah kau ingat,
Pelukan hangat dan ucapan lembut,
Tanda ingat,
Untuk selalu maju tak harap mundur?
Bisakah kau ingat,
Hal-hal konyol yang tak terbayangkan,
Yang kita lakukan bersama,
Tak menyesal,
Hanya puas yang ada?
Bisakah kau ingat...
Bisakah kau ingat itu...
Bisakah kau ingat,
Berapa banyakkah kenangan yang sudah terpatri?
Bisakah...
Bisakah, teman..
Ya..teman..
Bahkan jujur,
Aku pun tak sanggup berkata lagi...
Buat semua teman-temanku yang amaaaaat kucintai karena Allah. Ya, tinggal seminggu lagi semuanya...tinggal seminggu lagi hari yang menentukan masa depan kita. Mari berjuang bersama, saling mendoakan bersama, saling membantu...
Di saat kalian lemah, di saat kalian malas, ingatlah hari itu..hari dimana kita bersama dimotivasi, hari dimana kita menumpahkan air mata yang tak terkira banyaknya, hari dimana sang motivator amat sering berkata, ”BAYANGKAN......!!!!” 
Ya, bayangkan...
Bayangkan perasaan dan harap cemas tak menentu orang-orang terkasih kita, orangtua, guru, teman, saudara”...
Bayangkan kita lulus bersama, lulus 100 %, 116 anak angkatan 4...
Bayangkan perpisahan yang dekat itu, teramat dekat...
Bayangkan kembali hari itu,
Hari dimana kita sama” merasakan, bahwa tubuh ini berharga, nyawa ini ada...tak ada yang lebih pintar atau bodoh, semua sama...
Hari dimana kita merasakan denyut nadi yang berdetak,
Mata terpejam dan hati berkata,
Semuanya, jujur...tanpa dusta...
Dan ketika kita membuka mata,
Kita dapati wajah sahabat kita,
Basah akan air mata,
Air mata tanda bukti,
Betapa cintanya mereka kepada kita...
Bayangkan,
Mereka menghambur kepada kita,
Memeluk kita dengan kata” cinta, kata” semangat, serta doa...
”Maafkan aku...”
”Sama-sama saling doain ya..”
”Kita masuk sama-sama kita harus keluar sama-sama juga ya..”
Berderai air mata,
Ya air mata...
Yang sulit dipadamkan…
Ya, teman-temanku...
Yang kucintai, amaaaat kucintai karena Allah...
Sama” berjuang ya...
Semangat...
Semangat...
Semangat...
Maaf, aku tak pandai merangkai kata,
Yang indah wujud tanda cinta...
Yang pasti,
Perlu kalian tahu…
Aku terlanjur cinta,
Teramat cinta...
Kepada kalian,
Karena Allah....
Bogor,,26 April 2008 at 6.58 pm
:(( sedih...