Bismillah….^__________^
Aku mencoba menulis dengan hati yang setengah rapuh..mencoba berkata walaupun hati menangis…berusaha berpikir dengan pikiran yang sedang keruh…
Mengapa? Ada apa?
Huh..
Biasanya sebelum menulis, aku sering berpikir…
“Orang akan bosan dengan tulisanmu, Fath!”
Tapi, daripada aku bergelut dengan diriku sendiri, bergelut dengan perasaanku sendiri, semua masalah dan kebimbangan ini tak akan kunjung tuntas, aku hanya bisa menumpahkan lewat tarian jariku saja…
Sering aku berpikir…
Benar kata orang...
Andai perasaan bisa dibolak-balikkan semudah membalikkan telapak tangan, mungkin di dunia ini tak akan ada tangisan, tidak ada teriakan tanda penyesalan, tidak ada keluhan tanda kecewa..
Tapi apakah bisa perasaan di ubah sedemikian mudahnya?
Masalah demi masalah tanpa kusadari, datang...
Aku merasa...
Banyak hati yang tersakiti..
Banyak hati yang kecewa..
Banyak hati yang sedih dan terluka...
Aku menganggapnya..
“Semua karena salahku!”
Andai...
Andai aku diberi kesempatan untuk bisa membolak-balikkan hati mereka dengan mudah...
Aku ingin melenyapkan,
Semua kegelisahan mereka..
Semua duka mereka..
Semua gundah gulana mereka..
Semua rasa sakit mereka..
Semua rasa kecewa mereka..
Semua rasa sedih mereka...
Aku tak ingin lagi mendengar adanya keluh kesah, isak tangis dan air mata...
Andai mereka ada di depan mataku, aku ingin sekali memeluk mereka dengan pelukan yang paaaling erat yang pernah kulakukan, dengan penuh rasa cintaku kepada mereka yang kupersembahkan hanya karena Ilahi Rabbi...
Andai aku bisa mengucapkan semua kata cinta kepada setiap manusia..
Andai aku bisa...
Aku ingin berteriak sekuat yang kumampu...
”Aku mencintai kalian semua..aku mencintai kalian semua karena Allah..ya..aku mencintai kalian karena Rabb yang penuh cinta...!!!!”
Tapi apa yang kuterima?
Jika aku diberi satu saja kesempatan untuk meminta..
Aku ingin meminta cinta..
Aku ingin dicintai sebagaimana aku mencintai mereka..
Jika aku memberi cinta kepada mereka, apa yang kuterima? Apakah cinta? Bukankah yang kuterima hanya keluhan dan makian mereka?
Ingin sekali aku berkata..
”Syukuri apa yang ada, kau tahu apa yang membuat aku iri padamu? Kamu memiliki banyak cinta...”
Aku ingin diberi perhatian, sebagaimana aku memberi perhatian kepada mereka, walaupun hanya setitik...
Jika aku memberi perhatian kepada mereka, apa yang kuterima? Apa perhatian pula dan senyuman wujud tanda terima kasih? Bukankah yang kuterima hanya kata, ”Jangan ganggu aku..”?
Ingin sekali aku berkata...
”Mengapa engkau tak bersyukur dengan perhatian yang ada? Mengapa kau tak berikan saja perhatian orang-orang itu kepadaku? Jika kau merasa amat tak butuh dengan perhatian itu..”
Ya...
Ini memang sifatku,
Aku suka mengungkapkan cinta..
Kepada siapa saja...
Seperti yang pernah kubilang juga,
Aku sering jatuh cinta, teramat sering...bahkan bisa kubilang,
Aku selalu jatuh cinta..
Kepada siapapun,
Di seluruh dunia ini...
Hiks...gak tau ah mau ngomong apa lagi..
Sedih,sedih, sedih, sedih, sedih...
Teramat sedih…
Cinta, cinta, cinta, cinta, cinta..
Teramat cinta…
Hhu…
Cinta,
Ruh yang mengalir lembut, menyenangkan, bersinar,
Jernih dan ceria…
Cinta,
Luh yang mengalir lembut, menyesakkan, berderai,
Jerih dan badai…
Sulitkah mencintainya?
Rabbi, bila ku jatuh hati
Ku ingin terbang cepat
Hingga syaitan tak sanggup hinggap...
(ada yang tau gak dari buku apa nih? :D)
Adakah disana kau rindu padaku?
(kerispatih abiiiisss... :P)
Wassalamu’alaykum...
Bogor,,sembari menunggu keluarga pulang dari Bandung...dan aku ditinggal sendiri...hiks... T____T
200308
At 7.13 PM